_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"teknikelektronika.com","urls":{"Home":"http://teknikelektronika.com","Category":"http://teknikelektronika.com/category/equipment/","Archive":"http://teknikelektronika.com/2017/10/","Post":"http://teknikelektronika.com/pengertian-tegangan-listrik-electric-voltage/","Page":"http://teknikelektronika.com/","Attachment":"http://teknikelektronika.com/pengertian-tegangan-listrik-electric-voltage/pengertian-tegangan-listrik-electrical-voltage/","Nav_menu_item":"http://teknikelektronika.com/778/","Custom_css":"http://teknikelektronika.com/mh_magazine/","Insertpostads":"http://teknikelektronika.com/insertpostads/native-ads/"}}_ap_ufee

Cara Konversi Bilangan Desimal ke Bilangan Oktal dan sebaliknya

Cara Konversi Bilangan Desimal ke Bilangan Oktal dan Oktal ke Desimal

Cara Konversi Bilangan Desimal ke Bilangan Oktal dan sebaliknya – Konversi Bilangan adalah proses mengubah suatu bentuk bilangan ke bentuk bilangan lainnya yang masih memiliki nilai yang sama. Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang cara konversi bilangan oktal ke bilangan desimal yaitu cara untuk mengubah bentuk bilangan oktal menjadi bentuk bilangan desimal dan juga cara untuk mengubah bilangan desimal ke bilangan oktal.

Bilangan Oktal adalah bilangan yang berbasis delapan yaitu dari angka 0 hingga 7 (0, 1, 2, 3, 4, 5, 6 dan 7) sedangkan bilangan desimal adalah bilangan yang berbasis sepuluh yaitu dari angka 0 hingga 9 (0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9 dan 10).
Baca juga : Sistem Bilangan pada Elektronika Digital.

Cara Konversi Bilangan Desimal ke Bilangan Oktal

Untuk mengkonversikan bilangan desimal yang berbasis 10 ke bilangan oktal yang berbasis 8, kita harus membagi bilangan desimal ke basis bilangan oktal yaitu 8, hasilnya kemudian dibulatkan kebawah dan sisa hasil pembagiannya dicatat dan disimpan. Lakukan pembagian dan pembulatan tersebut hingga nilai akhirnya mencapai nol. Sisa pembagiannya tersebut kemudian diurutkan dari yang paling akhir hingga yang paling awal. Sisa pembagian yang diurutkan inilah merupakan hasil konversi bilangan desimal menjadi bilangan oktal.

Contoh Konversi Bilangan Desimal ke Bilangan Oktal

Contoh 1

Konversikan bilangan desimal nilai 70 menjadi bilangan oktal :

70/8 = 8 sisa 6
8/8 = 1 sisa 0
1/8 = 0 sisa 1

Hasil pembagian tersebut kemudian diurutkan dari yang paling akhir hingga paling awal menjadi 1068.

Jadi Hasil Konversi bilangan desimal 70 menjadi bilangan biner adalah 1068.

Contoh 2

Konversikan bilangan desimal nilai 256 menjadi bilangan oktal :

256/8 = 32 sisa 0
32/8 = 4 sisa 0
4/8 = 0 sisa 4

Hasil pembagian tersebut kemudian diurutkan dari yang paling akhir hingga paling awal menjadi 4008.

Jadi Hasil Konversi bilangan desimal 256 menjadi bilangan biner adalah 4008.

 

Cara Konversi Bilangan Oktal ke Bilangan Desimal

Untuk dapat mengkonversikan bilangan oktal ke bilangan desimal, kita perlu mengalikan bilangan oktal tersebut ke basis bilangan oktal itu sendiri yaitu 8 yang dipangkatkan 0, 1, 2, 3, 4 dan seterusnya yang dimulai dari kanan. Berikut ini adalah contoh soal konversi bilangan oktal ke bilangan desimal beserta penyelesaiannya.

Contoh Konversi Bilangan Oktal ke Bilangan Desimal

Konversikan bilangan oktal nilai 2458 menjadi bilangan desimal :

Contoh 1

2458 = (2 x 82) + (4 x 81) + (5 x 80)
2458 = (2 x 64) + (4 x 8) + (5 x 1)
2458 = 128 + 32 + 5
2458 = 16510

Jadi hasil konversi Bilangan Oktal 2458 ke Bilangan Desimal adalah 16510.

Contoh 2

Konversikan bilangan oktal nilai 13028 menjadi bilangan desimal :

13028 = (1 x 83) + (3 x 82) + (0 x 81) + (2 x 80)
13028 = (1 x 512) + (3 x 64) + (0 x 8) + (2 x 1)
13028 = 512 + 192 + 0 + 2
13028 = 70610

Jadi hasil konversi Bilangan Oktal 13028 ke Bilangan Desimal adalah 70610.

Baca juga : Cara Konversi Bilangan Desimal ke Bilangan Biner dan sebaliknya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*