_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"teknikelektronika.com","urls":{"Home":"http://teknikelektronika.com","Category":"http://teknikelektronika.com/category/equipment/","Archive":"http://teknikelektronika.com/2017/09/","Post":"http://teknikelektronika.com/pengertian-dioda-schottky-prinsip-kerja-schottky-diode/","Page":"http://teknikelektronika.com/","Attachment":"http://teknikelektronika.com/pengertian-dioda-schottky-prinsip-kerja-schottky-diode/pengertian-dioda-schottky-dan-prinsip-kerja-dioda-schottky/","Nav_menu_item":"http://teknikelektronika.com/778/","Custom_css":"http://teknikelektronika.com/mh_magazine/","Insertpostads":"http://teknikelektronika.com/insertpostads/native-ads/"}}_ap_ufee

Cara Menghitung Jumlah Lilitan pada Trafo Step Up dan Step Down

Cara Menghitung Jumlah Lilitan pada Trafo Step Up dan Step Down – Transformator atau Trafo adalah suatu perangkat yang dapat mengubah taraf suatu tegangan bolak balik (AC) ke taraf tegangan bolak-balik (AC) lainnya dengan menggunakan prinsip Induksi Elektromagnetik. Transformator (Trafo) pengubah taraf tegangan AC ini pada dasarnya terdiri dari dua jenis yaitu Transformator Step Up (Trafo Step Up) yang dapat menaikan taraf tegangan AC dan Transformator (Trafo Step Down) yang dapat menurunkan taraf tegangan AC.
Baca juga : Pengertian Transformator (Trafo) dan Prinsip kerjanya.

Di dalam transformator (trafo) terdapat dua buah kumparan atau lilitan yaitu kumparan primer dan kumparan sekunder. Rasio atau Perbedaan jumlah lilitan pada Kumparan Primer dan Sekunder inilah yang menentukan apakah sebuah Transformator tersebut adalah Trafo Step Up atau Trafo Step Down dan juga sebagai penentu taraf tegangan yang dihasilkannya.

Sebuah Trafo dikatakan Step Up apabila Np < Ns sehingga Vp < Vs, sedangkan Trafo Step Down adalah jika Np > Ns sehingg Vp > Vs. Dimana Np dan Ns adalah jumlah lilitan masing-masing pada Kumparan Primer dan Kumparan Sekunder Trafo sedangkan Vp dan Vs adalah adalah Tegangan pada Kumparan Primer dan Kumparan Sekunder.

Cara Menghitung Jumlah Lilitan pada Trafo (Transformator)

Rumus untuk Menghitung Lilitan pada Trafo Step Up dan Step Down

Np/Ns = Vp/Vs

Atau

Ns = Np x (Vs / Vp)

Dimana :

Np : Jumlah lilitan Primer
Ns : Jumlah lilitan Sekunder
Vp : Tegangan Primer
Vs : Tegangan Sekunder

 

Contoh Soal Menghitung Jumlah Lilitan pada Trafo Step Up dan Step Down

Contoh soal 1

Sebuah Transformator Step-up yang dapat mengubah tegangan dari 110V menjadi 220V memiliki lilitan di kumparan primer sebanyak 50 lilitan, berapakah jumlah lilitan yang seharusnya di kumparan sekunder ?

Diketahui :

Vp = 110V (tegangan Input)
Vs = 220V (tegangan Output)
Np = 50 lilitan (lilitan pada kumparan primer/Input)
Ns = ?

Jawaban :

Pada Transformator atau Trafo Step Up (Tegangan Output lebih tinggi dari Tegangan Input), jumlah Lilitan pada kumparan sekunder (output) harus lebih banyak dari lilitan pada kumparan primer (input).

Ns = Np x (Vs / Vp)
Ns = 50 x (220V / 110V)
Ns = 100 lilitan

Jadi jumlah lilitan kumparan Sekunder pada trafo step up ini adalah 100 lilitan.

 

Contoh soal 2

Sebuah Transformator Step-down yang dapat mengubah tegangan dari 220V menjadi 24V memiliki lilitan di kumparan primer sebanyak 550 lilitan, berapakah jumlah lilitan yang seharusnya di kumparan sekunder ?

Diketahui :

Vp = 220V (tegangan Input)
Vs = 24V (tegangan Output)
Np = 550 lilitan (lilitan pada kumparan primer/Input)
Ns = ?

Jawaban :

Pada Transformator atau Trafo Step Down (Tegangan Input lebih tinggi dari Tegangan Output), jumlah Lilitan pada kumparan sekunder (output) harus lebih sedikit dari lilitan pada kumparan primer (input).

Ns = Np x (Vs / Vp)
Ns = 550 x (24V / 220V)
Ns = 60 lilitan

Jadi jumlah lilitan kumparan Sekunder pada trafo step up ini adalah 60 lilitan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*