_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"teknikelektronika.com","urls":{"Home":"http://teknikelektronika.com","Category":"http://teknikelektronika.com/category/equipment/","Archive":"http://teknikelektronika.com/2017/03/","Post":"http://teknikelektronika.com/pengertian-dan-fungsi-ferrite-bead/","Page":"http://teknikelektronika.com/","Attachment":"http://teknikelektronika.com/pengertian-dan-fungsi-ferrite-bead/pengertian-dan-fungsi-ferrite-bead/","Nav_menu_item":"http://teknikelektronika.com/778/","Custom_css":"http://teknikelektronika.com/mh_magazine/"}}_ap_ufee

Jenis-jenis Baterai Kancing dan Cara Membaca Kodenya

Jenis-jenis Baterai Kancing

Jenis-jenis Baterai Kancing dan Cara Membaca Kodenya – Baterai Kancing atau Button Cell yang juga sering disebut dengan Baterai Jam adalah Baterai yang berbentuk Silinder Tipis yang pada umumnya berdiameter 5mm sampai 20mm dengan ketinggian atau ketebalan sekitar 1mm sampai 6mm. Dikatakan Baterai Kancing karena bentuknya menyerupai sebuah kancing baju. Ada juga yang menyebutnya Baterai Koin (Coin Battery) karena bentuknya juga seperti sebuah Uang Logam (Koin).Karena Bentuknya yang relatif kecil, Button Cell atau Baterai Kancing ini sering digunakan pada perangkat Elektronik yang sifatnya Portable (dapat dibawa kemana-mana) seperti Jam Tangan, Kalkulator Saku, Remote Control Mobil dan juga Alat Bantu Pendengaran (Hearing Aids).

Jenis-jenis Baterai Kancing/Button Cell

Butten Cell atau Baterai Kancing yang umumnya dijumpai di Pasaran merupakan golongan Baterai Primer atau Baterai yang hanya dapat digunakan sekali saja (Single Use). Artinya Baterai Kancing (Button Cell) ini tidak dapat di isi ulang atau non-rechargeable. Meskipun ada juga jenis Baterai Kancing yang dapat diisi ulang (Rechargeable) tetapi jarang dijumpai di pasaran umum.

Berdasarkan Bahan Dasar Pembuatnya, Baterai Kancing (Button Cell) dapat dibagikan menjadi beberapa Jenis, diantaranya adalah Baterai Kancing Silver, Baterai Kancing Alkaline, Baterai Kancing Lithium, Baterai Kancing Zinc-Air dan Baterai Kancing Mercury. Tetapi seiring dengan semakin meningkatnya kepedulian terhadap kesehatan dan Lingkungan, Baterai Kancing Jenis Mercury telah dilarang oleh Parlemen Euro (EP) pada tahun 2013 sehingga saat ini sudah sangat jarang ada perusahaan yang memproduksi Baterai Kancing yang memakai bahan Mercury.

Cara Membaca Kode Baterai Kancing / Button Cell

Secara Umum, penamaan Baterai Kancing harus mengikuti Kode Huruf dan Angka yang ditentukan oleh Lembaga Internasional yaitu IEC (International Electrotechnical Commission) berdasarkan Tabel seperti dibawah ini :

Tabel 1. Kode Huruf Pertama (Bahan Kimia Pembuat Baterai Kancing)

Kode Huruf Nama Umum Elektroda Positif Elektroda Negatif Tegangan Nominal Keterangan
L Alkaline Manganese dioxide Zinc 1.5 V
S Silver Silver oxide Zinc 1.55 V
P Zinc-air Oxigen Zinc 1.4 V
C Lithium Manganese Dioxide Lithium 3 V
B Carbon Monofluoride Lithium 3 V
G Copper oxide Lithium 1.5 V
M, N Mercuric oxide Zinc 1.35 V / 1.40 V Dilarang Penggunaannya

Tabel 2. Kode Angka Digit Pertama atau Kedua (Ukuran Baterai Kancing)

Kode Angka Diameter (mm)
4 4.8
5 5.8
6 6.8
7 7.9
9 9.5
10 10
11 11.6
12 12.5
16 16
20 20
23 23
24 24.5
30 30.0

Dari Tabel 1 dan Tabel 2 diatas, maka kita dapat mengetahui Jenis dan Ukuran Baterai Kancing (Button Cell) dari Kode Huruf dan Angka yang diberikan. Berikut ini beberapa contoh pembacaan Kode Baterai Kancing

Contoh 1 

Panasonic Button Cell CR3032

Seperti Gambar diatas ini, terdapat Baterai Kancing / Baterai Koin buatan Panasonic dengan Kode CR3032 3V. Maka kita dapat menterjemahkan Kode tersebut seperti dibawah ini :

C             = Lithium
R             = Round (bulat)
30           = Diameter 30.0 mm
32           = Tebal 3.2 mm

3V          = 3 Volt

Contoh 2

Silver Oxide Baterai Kancing SR521SW

Gambar diatas menunjukan Baterai Kancing / Baterai Koin merek Sony dengan Kode SR521SW. Maka kita dapat menterjemahkannya menjadi :

S              = Silver
R             = Round (Bulat)
5              = 5.8 mm
21           = 2.1 mm
S              = Elektrolit Sodium hydroxide
W            = Watch (khusus untuk Jam Tangan)

Catatan :

Jika dibelakang Kode masih terdapat Kode lainnya seperti Contoh diatas maka Kode tersebut menandakan pengunaan bahan Elektrolit selain Organic :

P             = Elektrolit Potassium hydroxide
S              = Elektrolit Sodium hydroxide
Tidak ada huruf = Elektrolit Organik

Sedangkan huruf “W” menandakan Baterai Kancing / Baterai Koin tersebut khusus untuk Jam Tangan.

 

Kode-kode Baterai Kancing lainnya

Selain Kode huruf dan Angka yang ditentukan oleh Lembaga IEC, beberapa Produsen menggunakan Kode lain untuk Baterai Kancing buatannya.

Kode tersebut diantaranya :

AG          = Alkaline
SG          = Silver

1 mewakili Kode 621
2 mewakili Kode 726
3 mewakili Kode 736
4 mewakili Kode 626
5 mewakili Kode 754
6 mewakili Kode 920 atau 921
7 mewakili Kode 926 atau 927
8 mewakili Kode 1120 atau 1121
9 mewakili Kode 936
10 mewakili Kode 1130 atau 1131
11 mewakili Kode 721
12 mewakili Kode 1142
13 mewakili Kode 1154

Contoh 3

Coin battery AG13 (Baterai Kancing)

Baterai Kancing yang berkode AG13 dapat diterjemahkan menjadi :

AG          = Alkaline;
13           = 1154
Maka
11           = 11.6 mm
54           = 5.4 mm

Perlu diingat bahwa Tegangan atau Voltage Baterai Kancing adalah mengikuti bahan pembuatnya seperti yang tertera pada Tabel 1. Karena beberapa Produsen Baterai Kancing atau Baterai Jam ini tidak mencantumkan Tegangannya pada badan Baterai Kancing itu sendiri.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*