_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"teknikelektronika.com","urls":{"Home":"http://teknikelektronika.com","Category":"http://teknikelektronika.com/category/equipment/","Archive":"http://teknikelektronika.com/2017/10/","Post":"http://teknikelektronika.com/pengertian-tegangan-listrik-electric-voltage/","Page":"http://teknikelektronika.com/","Attachment":"http://teknikelektronika.com/pengertian-tegangan-listrik-electric-voltage/pengertian-tegangan-listrik-electrical-voltage/","Nav_menu_item":"http://teknikelektronika.com/778/","Custom_css":"http://teknikelektronika.com/mh_magazine/","Insertpostads":"http://teknikelektronika.com/insertpostads/native-ads/"}}_ap_ufee

Pengertian BCD (Binary Coded Decimal) dan Cara Konversi BCD

Pengertian BCD (Binary Coded Decimal) dan Cara Konversi BCD – Rangkaian digital dan Peralatan-peralatan Digital pada umumnya menggunakan sistem bilangan Biner dalam pengoperasiannya sedangkan manusia lebih terbiasa dengan menggunakan sistem bilangan Desimal. Selain itu, jumlah digit yang digunakan oleh sistem bilangan Biner untuk mewakilkan suatu nilai lebih banyak jika dibandingkan dengan jumlah digit pada sistem bilangan Desimal. Sebagai manusia, lebih mudah bagi kita untuk mengingat jumlah digit yang sedikit seperti pada bilangan Desimal daripada harus mengingat jumlah digit yang banyak seperti pada bilangan Biner.

Namun pada saat komunikasi antara rangkaian digital dengan penggunanya yaitu manusia, diperlukan interface atau antarmuka yang dimengerti oleh kedua pihak (rangkaian digital dan manusia). Interface atau antarmuka tersebut biasanya akan menerima data dalam bentuk bilangan desimal kemudian rangkaian digital harus menggunakan beberapa kode biner agar dapat lebih mudah untuk mewakili bilangan desimal tersebut. Kode yang digunakan untuk tujuan ini biasanya disebut dengan kode BCD (Binary Coded Decimal). Dalam kode BCD, setiap bilangan Desimal diwakili oleh bilangan biner 4 bit. Jadi dapat dikatakan bahwa Kode BCD (Binary Coded Decimal) adalah sistem pengkodean Biner dari angka Desimal dimana setiap digit Desimal diwakili oleh sejumlah bit, biasanya terdiri dari 4 bit.

Cara Konversi Bilangan Desimal ke Kode Bilangan BCD (Binary Coded Decimal)

Dalam proses konversinya, setiap angka dari bilangan desimal dikonversikan satu per satu menjadi 1 kelompok bilangan biner (4 bit) seperti contoh dibawah ini :

Pertama, pisahkan angka desimal sesuai dengan bobotnya kemudian tuliskan kode BCD yang ekuivalen untuk mewakili setiap digit desimal yang bersangkutan.

Konversi Bilangan Desimal 48910 ke kode BCD :

4 = 0100
8 = 1000
9 = 1001

Bilangan desimal 48910 yang dikonversikan ke kode BCD adalah menjadi 0100 1000 1001 atau 010010001001BCD.

Cara Konversi Kode Bilangan BCD menjadi Bilangan Desimal

Untuk dapat mengkonversikan kode bilangan BCD ke bilangan desimal, cukup dengan membagikan bilangan biner ke dalam kelompok 4 bit biner kemudian tuliskan angka desimal yang diwakilkan oleh masing-masing kelompok 4 bit tersebut. Perhatikan contoh dibawah ini:

Konversikan kode bilangan BCD 1001 0011 menjadi bilangan desimal.

1001 = 9
0011 = 3

Jadi, kode bilangan BCD 1001 0011 yang dikonversi menjadi desimal adalah 9310.

 

Cara Pengkonversian ini sedikit berbeda dengan cara konversi bilangan desimal ke bilangan biner pada umumnya. Untuk lebih jelas mengenai cara konversi Desimal ke Biner, silakan baca artikel : Cara Konversi Bilangan Desimal ke Bilangan Biner.

Nilai tertinggi dari suku bilangan desimal adalah angka 9 yang diwakilkan oleh bilangan biner 1001. Dengan demikian, hanya bilangan biner 4 bit dari 0000 hingga 1001 yang digunakan. Tabel dibawah ini menunjukan kode BCD. Masing-masing digit desimal (0 hingga 9) diwakili oleh bilangan biner ekuivalennya. Karena 1 digit desimal bisa mencapai nilai tertingginya yaitu angka 9, maka diperlukan 4 bit untuk pengkodean BCD-nya.

Pengertian BCD (Binary Coded Decimal) dan Cara Konversi BCD ke bilangan Desimal

Perlu diketahui bahwa setiap digit desimal pasti diberikan 4 bit bilangan biner meskipun bilangan desimal yang diwakilkannya kurang dari 4 bit bilangan biner (contoh desimal 2 adalah sama dengan 0010). Dengan cara ini, rangkaian digital yang menggunakan kode BCD selalu menangani 1 kelompok bilangan biner yang terdiri dari 4 bit bilangan biner. Bila menggunakan kode BCD, perlu diingat bahwa semua angka 0 harus dipertahankan, hal ini berbeda dengan bilangan biner yang dapat menghilangkan angka 0 didepannya.
Baca juga : Sistem Bilangan pada Elektronika Digital.

Kode BCD ini digunakan apabila diperlukannya transfer informasi desimal masuk dan keluar dari rangkaian atau peralatan digital. Contoh-contoh rangkaian atau peralatan digital tersebut diantaranya seperti Jam Digital, Kalkulator, Multimeter Digital dan Pencacah Frekuensi (Frequency Counter).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*