_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"teknikelektronika.com","urls":{"Home":"http://teknikelektronika.com","Category":"http://teknikelektronika.com/category/equipment/","Archive":"http://teknikelektronika.com/2017/10/","Post":"http://teknikelektronika.com/pengertian-tegangan-listrik-electric-voltage/","Page":"http://teknikelektronika.com/","Attachment":"http://teknikelektronika.com/pengertian-tegangan-listrik-electric-voltage/pengertian-tegangan-listrik-electrical-voltage/","Nav_menu_item":"http://teknikelektronika.com/778/","Custom_css":"http://teknikelektronika.com/mh_magazine/","Insertpostads":"http://teknikelektronika.com/insertpostads/native-ads/"}}_ap_ufee

Pengertian USB (Universal Serial Bus) dan Jenis-jenis Konektor USB

Pengertian USB (Universal Serial Bus) dan Jenis-jenis Konektor USB – USB adalah singkatan dari Universal Serial Bus dan merupakan media penghubung antara komputer dengan perangkat-perangkat elektronik lainnya seperti Mouse, Keyboard, Printer, Scanner, Ponsel, Flash Drive, DVD writer, Konsol Permainan, Kamera, Modem dan bahkan digunakan sebagai media penghubung untuk mengendalikan alat-alat uji dan mesin-mesin produksi. Teknologi koneksi USB yang dikembangkan pada pertengahan tahun 1990-an ini telah menjadi standar untuk hampir semua komputer dan ponsel serta peralatan elektronik lainnya. USB juga dijadikan standar untuk pengisian baterai untuk ponsel dan beberapa perangkat elektronik lainnya.

Perkembangan Versi USB (Universal Serial Bus)

Teknologi USB ini pada awalnya dikembangkan oleh 7 perusahaan besar yaitu Compaq, DEC, IBM, Intel, Microsoft, NEC dan Nortel yang bertujuan untuk membuat koneksi yang lebih mudah dan menjadi standar penghubung antara perangkat elektronik lainnya dengan PC (Personal Computer) sehingga dapat menggantikan beberapa macam bentuk konektor yang terpasang pada PC tersebut serta menyederhanakan konfigurasi perangkat lunak pada semua perangkat yang terhubung ke USB dan juga mempercepat transfer data dari perangkat eksternal (peripheral) ke PC yang bersangkutan ataupun dari Komputer ke perangkat tersebut.

Versi pertama USB (versi 1.0) dirilis pada bulan Januari 1996 untuk penggunaan komersil memiliki kecepatan transfer data hingga 1,5 Mbit/s (mega bit per detik) dan dapat mendukung 127 jenis perangkat peripheral eksternal. Saat ini, Teknologi USB telah berkembang dan berevolusi dengan kecepatan transfer data yang lebih tinggi yaitu berkecepatan hingga 20 Gbit/s (giga bit per detik).
Berikut ini adalah tabel Perkembangan USB mulai dari versi USB 1.0 hingga saat ini telah mencapai versi USB 3.2.

Versi USB Waktu Rilis Kecepatan Transfer Data
USB 1.0 Januari 1996 1,5 Mbit/s
USB 1.1 Agustus 1998 12 Mbit/s
USB 2.0 April 2000 480 Mbit/s
USB 3.0 November 2008 5 Gbit/s
USB 3.1 Juli 2013 10 Gbit/s
USB 3.2 September 2017 20 Gbit/s

Baca juga : Pengertian BIT dan BYTE dalam Elektronika Digital.

Cara atau Model Transfer data pada USB (Universal Serial Bus)

Terdapat 4 cara atau model transfer data/informasi pada USB yang digunakan untuk melakukan komunikasi dengan komputer. Keempat cara atau model transfer tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Control Transfer – jenis transfer ini digunakan untuk mentransfer informasi kontrol sambil mengidentifikasi dan mengkonfigurasikan perangkat yang terhubung.
  • Bulk Transfer – dalam jenis transfer ini, data dalam jumlah besar ditransferkan dan diverifikasi kebenaran datanya. Jenis transfer ini biasanya digunakan pada Printer.
  • Interrupt Transfer – Transfer data jenis ini untuk mentransmisikan data kecil secepatnya mungkin (immediate). Interrupt Transfer ini biasanya digunakan pada mouse dan keyboard.
  • Isochronous Transfer – Jenis transfer ini biasanya digunakan untuk pemindahan data atau streaming data secara cepat dan real time. Waktu merupakan faktor terpenting pada Isochoronous Transfer ini.

Transaksi pada USB (Universal Serial Bus)

Dalam satu kali transaksi, USB dapat mengirimkan 3 paket informasi yaitu :

  • Token Packet, yaitu paket yang selalu dikirimkan oleh Host.
  • Data Packet, yaitu paket yang dapat dikirimkan oleh Host maupun perangkat.
  • Handshake Packet, yaitu paket yang berisikan informasi tentang sukses atau gagalnya penerimaan paket data. Perangkat dapat mengirimkan Handshake Packet ke Komputer ataupun sebaliknya Komputer juga dapat mengirimkan Handshake packet ke Perangkat untuk melakukan koreksi terhadap kesalahan.

Sistem Arsitektur USB (Universal Serial Bus)

USB dikendalikan oleh Host, dapat beberapa perangkat yang terhubung ke komputer namun hanya satu host yang mengendalikan satu bus. Host berfungsi sebagai Master sedangkan Perangkat atau Peripheral bertindak sebagai Slave. Host bertanggung jawab mengelola koneksi, transaksi dan penjadwalan bandwidth. Sistem USB menggunakan topologi berjenjang yang terdiri dari pengalamatan 7 bit. Dengan peng-alamat-an 7 bit tersebut, USB dapat mendukung hingga 127 perangkat sekaligus.

Kabel yang digunakan terdiri 4 kabel wire yang masing-masing konduktor dibungkus dengan Isolator (shielded wire). Dari 4 kabel wire tersebut, terdiri dari dua kabel wire adalah untuk sumber daya listrik (+5V dan ground) sedangkan duanya lagi berbentuk twisted paired yang digunakan untuk transmisi data.

Logo USB dan Perkabelan USB

Baca juga : Pengertian Kabel Listrik dan Jenis-jenisnya.

Kelebihan penggunaan USB (Universal Serial Bus)

Berikut ini adalah beberapa keuntungan atau kelebihan penggunaan teknologi USB.

  • Mudah digunakan, USB dapat melakukan konfigurasi secara otomatis (auto configuration) dan mendukung Single Interface untuk beberapa perangkat serta mudah untuk melakukan ekspansi atau penambahan (jika port USB pada komputer tidak mencukupi, kita dapat menambahkannya dengan USB hub dengan harga yang relatif murah juga). Ukurannya juga lebih kecil dibanding dengan teknologi lainnya seperti RS-232 ataupun Parallel port.
  • Berkecepatan tinggi, yaitu dapat melakukan komunikasi data hingga 20Mbit/s (USB versi 3.2).
  • Keandalan atau Reliability yang tinggi, Protokol USB dapat mendeteksi terjadinya kesalahan pengiriman data dan mengirimkan pemberitahuan agar dapat mengirimkan datanya kembali.
  • Lebih hemat biaya, karena penggunaan yang sangat luas, semua jenis komponen dan konektor maupun kabel juga diproduksi secara massal dengan jumlah yang banyak sehingga dapat menekan biaya produksi dan dapat menawarkan harga yang lebih murah.
  • Penggunaan daya yang lebih kecil, USB pada umumnya bekerja di tegangan +5V dan mengkonsumsi arus listrik beberapa miliampere saja.

Jenis-jenis Konektor USB (Universal Serial Bus)

Meskipun dikatakan Standar, USB masih juga memiliki beberapa jenis konektor tergantung pada perangkat dan teknologi yang dipakainya. Pada sebuah kabel USB, terdapat dua konektor yaitu Plug (bagian yang dipasangkan dengan Komputer) dan konektor Receptacle yang pada umumnya di pasangkan pada peripheral yang akan dihubungkan ke Komputer.

Pengertian USB dan jenis konektor USB

Konektor USB Tipe A (Type-A USB Connector)

Sebagian besar Kabel USB memiliki konektor USB Tipe A di satu sisi, karena Konektor USB Tipe A yang berbentuk persegi panjang inilah yang dipasangkan pada bagian komputer. PC atau Komputer Personal pada umumnya memiliki beberapa port USB Tipe A. Perangkat-perangkat seperti keyboard dan mouse juga menggunakan konektor USB Tipe A di satu sisinya. Beberapa jenis adaptor yang dipergunakan oleh perangkat-perangkat elektronik portabel juga memiliki port USB Tipe A untuk melakukan pengisian ulang baterainya. Nama resmi konektor USB Tipe A ini adalah USB Standard A.

Konektor USB Tipe B (Type-B USB Connector)

Nama resmi konektor USB Tipe B ini adalah USB Standard B. Konektor USB Tipe B berbentuk bujur sangkar dengan sedikit lekukan di kedua sudut atas. Jenis Konektor USB Tipe B ini biasanya digunakan oleh Printer ataupun Scanner dan tidak sepopuler USB Tipe-A.

Konektor Mini USB

Konektor Mini USB ini banyak digunakan pada perangkat ponsel maupun kamera sebelum konektor Micro USB muncul. Bentuk Konektor Mini USB ini lebih kecil dibanding dengan Konektor USB Tipe A ataupun Konektor Tipe B. Saat ini, konektor USB jenis ini sudah jarang dipergunakan pada perangkat-perangkat elektronik dengan teknologi terbaru. Konektor Mini USB ini memiliki 2 jenis bentuk yaitu Mini USB A dan Mini USB B.

Konektor Micro USB

Konektor Micro USB merupakan standar Konektor USB yang paling banyak digunakan di perangkat mobile dan portable saat ini. Hampir semua produsen perangkat elektronik tersebut mengadopsinya. Konektor Micro USB ini juga memiliki 2 jenis bentuk yaitu Micro USB A dan Micro USB B.

Konektor USB Tipe C (Type-C USB Connector)

Konektor USB Tipe C merupakan jenis Konektor USB yang dapat dipasangkan terbalik atau dalam bahasa Inggris disebut dengan “reversible”. Saat ini sudah banyak Smartphone, Tablet PC dan Laptop yang menggunakan Konektor USB Tipe C ini. Secara resmi, USB jenis ini disebut dengan USB Type C.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*