_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"teknikelektronika.com","urls":{"Home":"http://teknikelektronika.com","Category":"http://teknikelektronika.com/category/equipment/","Archive":"http://teknikelektronika.com/2017/06/","Post":"http://teknikelektronika.com/pengertian-thyristor-jenis-thyristor/","Page":"http://teknikelektronika.com/","Attachment":"http://teknikelektronika.com/pengertian-thyristor-jenis-thyristor/pengertian-thyristor-dan-jenis-jenis-thyristor/","Nav_menu_item":"http://teknikelektronika.com/778/","Custom_css":"http://teknikelektronika.com/mh_magazine/"}}_ap_ufee
Pengertian Teorema Norton dan Contoh cara Perhitungan Teorema Norton
Teori Elektronika

Pengertian Teorema Norton dan Cara Perhitungannya

Pengertian Teorema Norton dan Cara Perhitungannya – Teorema Norton (Norton Theorem) adalah salah satu Teori atau alat analisis yang dapat digunakan untuk menyerderhanakan suatu rangkaian linear yang rumit menjadi rangkaian yang lebih sederhana. Berbeda dengan […]

Rumus dan Bunyi Hukum Ohm
Teori Elektronika

Pengertian, Rumus dan Bunyi Hukum Ohm

Pengertian, Rumus dan Bunyi Hukum Ohm – Dalam Ilmu Elektronika, Hukum dasar Elektronika yang wajib dipelajari dan dimengerti oleh setiap Engineer Elektronika ataupun penghobi Elektronika adalah Hukum Ohm, yaitu Hukum dasar yang menyatakan hubungan antara […]