_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"teknikelektronika.com","urls":{"Home":"https://teknikelektronika.com","Category":"https://teknikelektronika.com/category/equipment/","Archive":"https://teknikelektronika.com/2018/04/","Post":"https://teknikelektronika.com/cara-menghitung-konversi-mah-ke-wh-mili-ampere-hour-ke-watt-hour/","Page":"https://teknikelektronika.com/","Attachment":"https://teknikelektronika.com/cara-menghitung-konversi-mah-ke-wh-mili-ampere-hour-ke-watt-hour/cara-konversi-mah/","Nav_menu_item":"https://teknikelektronika.com/778/","Custom_css":"https://teknikelektronika.com/mh_magazine/","Advanced_ads":"https://teknikelektronika.com/advanced_ads/dfp-head/","Insertpostads":"https://teknikelektronika.com/insertpostads/inpage-ads/"}}_ap_ufee
Pengertian Rheostat dan Jenis-jenis Rheostat
Komponen Elektronika

Pengertian Rheostat dan jenis-jenis Rheostat

Pengertian Rheostat dan jenis-jenis Rheostat – Rheostat adalah jenis resistor yang nilai resistansi dapat diatur (Variable Resistor) dan biasanya digunakan untuk mengendalikan arus listrik (current) terutama pada rangkaian atau perangkat yang berarus listrik tinggi. Jadi […]

Cara mengukur Potensiometer dengan Multimeter
Pengujian Komponen

Cara Mengukur Potensiometer dengan Multimeter

Cara mengukur Potensiometer dengan Multimeter¬†– Kita dapat mengukur nilai Resistansi dari sebuah Potensiometer dengan menggunakan alat ukur yang dinamakan Multimeter, baik Multimeter yang menunjukan nilai Digital maupun Multimeter Analog. Seperti yang kita ketahui bahwa Multimeter […]