_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"teknikelektronika.com","urls":{"Home":"https://teknikelektronika.com","Category":"https://teknikelektronika.com/category/equipment/","Archive":"https://teknikelektronika.com/2018/04/","Post":"https://teknikelektronika.com/cara-menghitung-konversi-mah-ke-wh-mili-ampere-hour-ke-watt-hour/","Page":"https://teknikelektronika.com/","Attachment":"https://teknikelektronika.com/cara-menghitung-konversi-mah-ke-wh-mili-ampere-hour-ke-watt-hour/cara-konversi-mah/","Nav_menu_item":"https://teknikelektronika.com/778/","Custom_css":"https://teknikelektronika.com/mh_magazine/","Advanced_ads":"https://teknikelektronika.com/advanced_ads/dfp-head/","Insertpostads":"https://teknikelektronika.com/insertpostads/inpage-ads/"}}_ap_ufee

Daftar Isi

Daftar Isi Blog Teknik Elektronika dan Statistika  (teknikelektronika.com)

Komponen Elektronika

  1. Jenis-jenis Komponen Elektronika beserta Fungsi dan Simbolnya
  2. Pengertian Komponen Elektronika Aktif dan Komponen Elektronika Pasif
  3. Pengertian PCB dan Jenis-jenisnya
  4. Pengertian Resistor dan Jenis-jenisnya
  5. Pengertian Induktor dan Jenis-jenisnya
  6. Pengertian Kapasitor dan Jenis-jenisnya
  7. Pengertian Dioda dan Jenis-jenisnya
  8. Pengertian Transistor dan Jenis-jenisnya
  9. Pengertian Phototransistor dan Prinsip Kerjanya
  10. Pengertian Transistor Darlington dan Konfigurasinya
  11. Pengertian LDR
  12. Pengertian Baterai dan Jenis-jenisnya
  13. Pengertian Integrated Circuit (IC) dan aplikasinya
  14. Pengertian TRIAC dan Aplikasinya
  15. Pengertian DIAC dan Cara Kerjanya
  16. Pengertian Transformator dan Prinsip Kerjanya
  17. Jenis-jenis Transformator (Trafo)
  18. Kelebihan dan Keterbatasan Integrated Circuit (IC)
  19. Jenis-jenis Pengelompokan IC (Integrated Circuit)
  20. Mengenal IC 555 dan Konfigurasi kakinya
  21. Pengertian Sel Surya (Solar Cell) dan Prinsip Kerjanya
  22. Pengertian Dioda Zener dan Prinsip Kerjanya
  23. Pengertian Dioda Varaktor dan Prinsip Kerjanya
  24. Pengertian Dioda Laser dan Aplikasinya
  25. Pengertian Dioda Tunnel dan Karakteristiknya
  26. Pengertian Dioda Foto (Photodiode) dan Prinsip Kerjanya
  27. Pengertian Dioda Bridge (Dioda Jembatan) dan Prinsip Kerjanya
  28. Pengertian Dioda Schottky dan Prinsip Kerjanya
  29. Pengertian Transducer dan Jenis-jenisnya
  30. Pengertian Loudspeaker dan Prinsip Kerjanya
  31. Pengertian Microphone dan Prinsip Kerjanya
  32. Pengertian Optocoupler dan Prinsip Kerjanya
  33. Jenis-jenis IC Voltage Regulator
  34. Pengertian Seven Segment Display (Layar 7 Segmen)
  35. Pengertian dan Fungsi Potensiometer
  36. Pengertian Rheostat dan Jenis-jenisnya
  37. Pengertian LED (Light Emitting Diode) dan Prinsip Kerjanya
  38. Lampu TL Fluorescent dan TL LED
  39. Pengertian Sensor Suhu dan Jenis-jenisnya
  40. Pengertian Termokopel (Thermocouple) dan Prinsip Kerjanya
  41. Jenis-jenis Lampu Listrik
  42. Pengertian Sakelar Listrik dan Cara Kerjanya
  43. Pengertian Antena dan Parameter Karakteristiknya
  44. Pengertian Thermistor NTC dan PTC
  45. Pengertian Termostat dan Prinsip Kerjanya
  46. Pengertian Relay dan Fungsinya
  47. Pengertian Fuse (Sekering) dan Cara Mengukurnya
  48. Pengertian Konektor (Connector) dan Jenis-jenisnya
  49. Pengertian SCR (Silicon Controlled Rectifier) dan Prinsip Kerjanya
  50. Pengertian SCS (Silicon Controlled Switch) dan Prinsip Kerjanya
  51. Pengertian Thyristor dan Jenis-jenisnya
  52. Jenis-jenis Baterai Kancing (Button Cell) dan Cara Membacanya
  53. Pengertian Piezoelectric Buzzer dan Cara Kerjanya
  54. Pengertian Op-Amp (Operational Amplifier)
  55. Pengertian MCB (Miniature Circuit Breaker) dan Prinsip kerja MCB
  56. Pengertian dan Fungsi Ferrite Bead
  57. Pengertian Motor Listrik DC dan Prinsip Kerjanya
  58. Jenis-jenis Motor DC (Motor Listrik Arus Searah)
  59. Pengertian Solenoida (Solenoid) dan Jenis-jenisnya
  60. Pengertian Kabel Listrik dan Jenis-jenisnya
  61. Pengertian Sensor Efek Hall dan Prinsip Kerjanya
  62. Jenis-jenis Colokan Listrik dan Soket Listrik
  63. Pengertian Audio Jack dan Jenis-jenisnya

Teori Elektronika

  1. Pengertian Elektronika (Electronics)
  2. Pengertian Tegangan Listrik (Electric Voltage)
  3. Pengertian Arus Listrik (Electric Current)
  4. Pengertian Hambatan/Resistansi Listrik (Electrical Resistance)
  5. Pengertian Frekuensi (Frequency)
  6. Pengertian dan Bunyi Hukum Ohm
  7. Pengertian dan Bunyi Hukum Coulomb
  8. Pengertian dan Bunyi Hukum Kirchhoff (Kirchhoff 1 dan Kirchhoff 2)
  9. Pengertian dan Bunyi Hukum Faraday
  10. Pengertian dan Prinsip Dasar Semi Konduktor
  11. Rangkaian Seri dan Paralel Resistor
  12. Rangkaian Seri dan Paralel Kapasitor
  13. Rangkaian Seri dan Paralel Baterai
  14. Rangkaian Seri dan Paralel Induktor
  15. Pengertian Spektrum Frekuensi Radio dan Pengalokasiannya
  16. Pengertian Gerbang Logika Dasar dan Jenis-jenisnya
  17. Pengertian Daya Listrik dan Cara Menghitungnya
  18. Cara Menghitung Nilai Resistor (Kode Warna dan Kode Angka)
  19. Cara Menghitung Nilai Kapasitor berdasarkan Kode Angkanya
  20. Prinsip Kerja DC Power Supply (Catu Daya)
  21. Cara Menghitung Daya Listrik yang diperlukan Rumah
  22. Cara Menghitung Konversi mAh ke Wh (miliAmpere Hour ke Watt Hour)
  23. Cara Membuat Induktor yang berinti Udara
  24. Cara Menghitung Nilai Resistor untuk Indikator LED
  25. Cara Menghitung Konstanta Waktu Rangkaian RC (Resistor Capacitor)
  26. Besaran dan Satuan Listrik/Elektronika
  27. Mengenal Kode-kode Transistor dan Dioda
  28. Arti Kode/Tulisan pada MCB (Miniature Circuit Breaker)
  29. Tiga Konfigurasi Dasar Transistor Bipolar
  30. Pengertian Rectifier (Penyearah Gelombang) dan Jenis-jenisnya
  31. Pengertian Desibel (Decibel) dan Cara Menghitungnya
  32. Rumus dan Rangkaian Pembagi Tegangan (Voltage Divider)
  33. Pengertian Aljabar Boolean dan Hukumnya
  34. Sistem Bilangan pada Elektronika Digital
  35. Cara Konversi Bilangan Desimal ke Bilangan Biner dan Sebaliknya
  36. Cara Konversi Bilangan Desimal ke Bilangan Oktal dan Sebaliknya
  37. Cara Konversi Bilangan Desimal ke Bilangan Heksadesimal dan Sebaliknya
  38. Pengertian BCD (Binary Coded Decimal) dan Cara Konversinya
  39. Pengertian BIT dan BYTE dalam Elektronika Digital
  40. Pengertian Osilator dan Prinsip Kerjanya
  41. Pengertian Power Amplifier (Penguat Daya) dan Kelas-kelasnya
  42. Cara Menghitung Panjang Gelombang dan Kecepatan Gelombang
  43. Pengertian Flip-flop dan Jenis-jenisnya
  44. Pengertian Electrical Waveform (Bentuk Gelombang Listrik) dan Jenis-jenisnya
  45. Pengertian Modulasi dan Jenis-jenisnya
  46. Teorema Thevenin dan Cara Perhitungannya
  47. Teorema Norton dan Cara Perhitungannya
  48. Pengertian Efisiensi Trafo (Transformator) dan Cara Menghitungnya
  49. Cara Menghitung Jumlah Lilitan pada Transformer Step Up dan Step Down
  50. Pengertian Noise (Derau) dan Jenis-jenisnya
  51. Pengertian Reaktansi Kapasitif dan Cara Menghitungnya
  52. Pengertian Reaktansi Induktif dan Cara Menghitungnya
  53. Cara Kerja Kapasitor dan Strukturnya

Teknik Pengujian Komponen Elektronika

  1. Cara Menggunakan Multimeter
  2. Cara Mengukur Dioda
  3. Cara Mengukur Transistor
  4. Cara Menentukan Jenis Transistor NPN dan PNP dengan Digital Multimeter
  5. Cara Mengukur LDR
  6. Cara Mengukur Kapasitor
  7. Cara Mengukur Potensiometer
  8. Cara Mengukur Thermistor PTC dan NTC
  9. Cara Mengukur SCR (Silicon Controlled Rectifier)
  10. Cara Mengukur Uni Junction Transistor (UJT)
  11. Cara Mengukur TRIAC (Triode for Alternating Current)
  12. Cara Menguji MOSFET dengan Multimeter
  13. Cara Mengukur Tegangan AC dan Frekuensi dengan Osiloskop

 

Equipment / Peralatan Elektronika

  1. Pengertian Power Supply dan Jenis-jenisnya
  2. Pengertian Power Inverter dan Prinsip Kerjanya
  3. Pengertian Function Generator dan Jenis-jenisnya
  4. Peralatan Kerja pada Perakitan Rangkaian Elektronika
  5. Pengertian Osiloskop dan Spesifikasi penentu Kinerjanya
  6. Bagian-bagian Osiloskop (Kontrol dan Indikator Osiloskop)
  7. Cara Menggunakan Tang Ampere (Clamp Ampere) dan Prinsip Kerjanya
  8. Pengertian Test Pen (Tespen) dan Cara Penggunaannya
  9. Pengertian USB (Universal Serial Bus) dan Jenis-jensi Konektor USB.

 

Ilmu Statistika

  1. Statistika Dasar
  2. Analisis Korelasi Sederhana
  3. Pengertian Uji Hipotesis dan Jenis-jenisnya
  4. Analisis Regresi Linear Sederhana
  5. Cara Uji Validitas Kuesioner dengan Microsoft Excel
  6. Cara Menentukan Jumlah Sampel dengan Rumus Slovin
  7. Cara Install Add-Ins Analysis ToolPak di Microsoft Excel untuk Analisis Statistika
  8. Cara Menghitung Koefisien Korelasi dengan menggunakan Microsoft Excel
  9. Cara Uji Hipotesis t-test dengan menggunakan Microsoft Excel
  10. Cara Analisis Statistik Deskriptif dengan menggunakan Microsoft Excel
  11. Cara Membuat Histogram di Microsoft Excel
  12. Pengertian Skala Likert dan Cara Menggunakannya

2 Comments on Daftar Isi

  1. Mas / mbk admin mohon maaf, kalo boleh saya tahu untuk penulis dari website ini, sebagai tinjauan pustaka dari skripsi saya, terimakasin

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*