_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"teknikelektronika.com","urls":{"Home":"http://teknikelektronika.com","Category":"http://teknikelektronika.com/category/equipment/","Archive":"http://teknikelektronika.com/2017/01/","Post":"http://teknikelektronika.com/pengertian-memori-semikonduktor-jenis-memori-semikonduktor/","Page":"http://teknikelektronika.com/","Attachment":"http://teknikelektronika.com/pengertian-memori-semikonduktor-jenis-memori-semikonduktor/pengertian-memori-semikonduktor-dan-jenis-jenisnya/","Nav_menu_item":"http://teknikelektronika.com/778/","Custom_css":"http://teknikelektronika.com/mh_magazine/"}}_ap_ufee

Cara Menghitung Panjang Gelombang dan Kecepatan Gelombang Frekuensi

Cara Menghitung Panjang Gelombang dan Kecepatan Gelombang Frekuensi

Cara Menghitung Panjang Gelombang dan Kecepatan Gelombang Frekuensi – Panjang Gelombang atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Wavelength adalah Jarak antara satu puncak Frekuensi Gelombang dengan puncak lainnya. Dengan kata lain, Panjang Gelombang Frekuensi adalah jarak yang harus ditempuh oleh suatu gelombang dalam satu periode. Panjang Gelombang suatu Frekuensi biasanya dilambangkan dengan simbol λ (dibaca sebagai LAMDA) dengan satuannya adalah meter (m).

Untuk mengetahui Panjang Gelombang atau Wavelength, kita perlu mengetahui nilai Frekuensi dan Kecepatan Gelombang. Frekuensi (Frequency) adalah sejumlah getaran yang dihasilkan 1 detik, satuan frekuensi (frequency) adalah Hertz dan biasanya dilambangkan dengan huruf “f”. Sedangkan Kecepatan Gelombang  (Wave Speed) biasanya dilambangkan dengan huruf “v” dengan satuan meter per second atau m/s (meter per detik).

Rumus Panjang Gelombang (Wavelength) dan Kecepatan Gelombang (Wave Speed)

Rumus untuk Menghitung Panjang Gelombang :

λ = v / f

Rumus untuk Menghitung Kecepatan Gelombang :

v = λ . f

Dimana :

λ = Panjang Gelombang (Wavelength) dalam satuan meter (m)
v = Kecepatan Gelombang (Wave Speed) dalam satuan m/s (meter per second)
f = Frekuensi (Frequency) dalam satuan Hertz (Hz)

CONTOH KASUS

Berikut dibawah ini adalah contoh kasus dalam menghitung Panjang Gelombang dan Kecepatan Gelombang.

Contoh Kasus mencari Panjang Gelombang

Sebuah Gelombang diketahui mempunyai Frekuensi sebesar 50Hz dengan kecepatan perambatan Frekuensi tersebut adalah 10 m/s. Berapakah Panjang Gelombangnya ?

Berikut ini adalah penyelesaiannya.

Diketahui :

v = 10 m/s
f = 50Hz
λ = ?

Jawaban :

λ = v / f

λ = 10 / 50
λ = 0,2 m

Jadi Panjang Gelombangnya adlah 0,2 meter.

 

Contoh Kasus mencari Kecepatan Gelombang

Sebuah Gelombang mempunyai Frekuensi sebesar 100Hz dengan panjang Gelombangnya adalah 0,5m. Berapakah Kecepatan Gelombangnya ?

Berikut ini adalah penyelesaiannya.

Diketahui :

f = 100Hz
λ = 0,5m
v = ?

Jawaban :

v = λ . f

v = 0,5 . 100Hz
v = 50m/s

Jadi kecepatan Gelombang tersebut adalah 50m/s.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*