_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"teknikelektronika.com","urls":{"Home":"https://teknikelektronika.com","Category":"https://teknikelektronika.com/category/equipment/","Archive":"https://teknikelektronika.com/2018/10/","Post":"https://teknikelektronika.com/cara-mengukur-dioda-zener-dengan-multimeter/","Page":"https://teknikelektronika.com/","Attachment":"https://teknikelektronika.com/cara-mengukur-dioda-zener-dengan-multimeter/cara-mengukur-dioda-zener-dengan-voltmeter/","Nav_menu_item":"https://teknikelektronika.com/778/","Custom_css":"https://teknikelektronika.com/mh_magazine/","Insertpostads":"https://teknikelektronika.com/insertpostads/inpage-ads/"}}_ap_ufee

Cara Menghitung Konversi mAh ke Wh (miliAmpere Hour ke Watt Hour)

Cara Menghitung Konversi mAh ke Wh (miliAmpere Hour ke Watt Hour) – Berhubung dengan dikeluarkannya surat edaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang bernomor SE-015 Tahun 2018 tentang “KETENTUAN MEMBAWA PENGISI BATERAI PORTABEL {POWER BANK) DAN BATERAI LITHIUM CADANGAN PADA PESAWAT UDARA” yang menyatakan bahwa Power Bank dan Baterai Lithium yang mempunyai Daya per Jam atau Watt Hour tidak lebih dari 100 wH dapat dibawa oleh penumpang. Dengan kata lain, Power Bank atau Baterai Lithium yang lebih dari 100 wH tidak boleh dibawa penumpang atau harus mendapatkan persetujuan dari Badan Usaha Angkutan Udara dan Perusahaan Angkutan Udara Asing.

Namun disisi lain, tidak semua Baterai Lithium atau Power Bank mencantumkan Wh di labelnya, Baterai Lithium atau Power Bank yang terdapat di pasaran pada umumnya hanya mencantumkan Arus per Jam atau Ampere Hour (Ah) sebagai satuan identifikasinya. Oleh karena itu, kita perlu menghitungnya sendiri agar kita tahu bahwa Baterai Lithium ataupun Power Bank yang kita miliki ini dapat kita bawa ke pesawat udara atau tidak.

Cara Menghitung Konversi mAh ke Wh (miliAmpere Hour ke Watt Hour)

Untuk menghitung Konversi mAh (mili Ampere Hour) ke Wh (Watt Hour), kita perlu mengetahui rumus perhitungannya. Berikut ini adalah rumus Konversi mAh (mili Ampere Hour) ke Wh (Watt Hour).

Wh = V x Ih

Dimana :

Wh = Daya Jam dalam satuan Watt Hour (Wh)
V = Tegangan dalam satuan Volt (V)
Ih = Arus Jam dalam satuan Ampere Hour (Ah)

Contoh Kasus Perhitungan Konversi mAh (mili Ampere Hour) ke Wh (Watt Hour)

Contoh Kasus 1

Sebuah Power Bank memiliki jumlah arus yang berkapasitas 10400mAh dengan tegangan sebesar 5V. Berapakah Daya per Jam atau Watt Hour Power Bank tersebut? Apakah dapat dibawa penumpang ke pesawat udara?

Diketahui :

Ih = 10.400mAh atau 10,4 Ah
V = 5V
Wh = ?

Penyelesaiannya :

Wh = V x Ih
Wh = 5 x 10,4
Wh = 52

Jadi Power Bank tersebut memiliki 52 Wh dan dapat dibawa penumpang ke pesawat udara.

 

Contoh Kasus 2

Sebuah Laptop memiliki Baterai Lithium yang berkapasitas 2600mAh dengan tegangan 14,4V. Berapakah Watt Hour atau Daya per Jam pada Baterai tersebut?

Ih = 2600mAh atau 2,6Ah
V = 14,4V
Wh = ?

Penyelesaiannya :

Wh = V x Ih
Wh = 14,4 x 2,6
Wh = 37,4 Wh

Jadi Baterai Lithium tersebut memiliki 37,4 Wh. Pada kasus Baterai Lithium untuk Laptop ini, selain mencantumkan arus per Jam (mAh) juga dicantumkan daya per jam (Wh). Hasil perhitungannya adalah sama dengan apa yang tercantum pada label Baterai Lithium tersebut yaitu 37Wh.

Cara Menghitung Konversi mAh (miliAmpere Hour) ke Wh (Watt Hour)

Baca juga : Pengertian Daya Listrik dan Rumus untuk Menghitungnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*